Minggu, 20 November 2011

Baking Sunday.

Entah kenapa, beberapa minggu ini saya ngidam pingin makan makaroni panggang. Karena ga tau di mana beli makaroni panggang yang enak di surabaya..., saya jadi kepikiran untuk nyoba bikin sendiri. Perjalanan untuk membuat makaroni panggang, di awali dengan bertanya pada mbah google. Browsing sana, browsing sini, akhirnya hati ini tertambat pada resep macaroni schotelnya mbak fero. Ini pun karena yang komen pada bilang resepnya enak banget... Lah, saya makin ngiler deh tuh!

Dan di minggu ini, project membuat makaroni panggang ngidaman saya, di-ja-lan-kan! Dengan di bantu icha, si assisten kecil. Kegiatan baking sunday jadi makin menyenangkan. FYI, Icha ini ponakan saya. Lumayanlah.. karena lagi liburan di rumah, jadi bisa bantu untuk parut-parutin keju, hehehe..


Ini saya kasih contekan resepnya :

Ingredients:

250 gr macaroni elbow,rebus 3/4 matang (masukkan 1 sdm minyak goreng)
200 gr cheddar cheese,potong dadu (diparut juga boleh,tapi lebih berasa kalo dipotong dadu)
1 kaleng kornet yang 198 gram
100 gram daging sapi giling (boleh ganti smoked beef atau apa saja sesuai selera)

Tumis sampai wangi:
1 buah bawang bombay potong kecil-kecil
2 siung bawang putih cincang
Margarin secukupnya untuk menumis

Bumbu:
2 sdt kaldu bubuk rasa sapi (atau sesuai selera)
Gula pasir secukupnya
Bubuk Merica dan Pala (ukurannya sesuai selera,harus dicicipi loh ya)

Aduk rata:
600 cc susu UHT full cream
5 butir telur kocok lepas

Topping:
1 sdm margarine
2 sdm tepung terigu
250 cc susu cair
garam,merica secukupnya
100 gr keju parut

How-To:

Panaskan kukusan beserta airnya,lapisi tutupnya dengan serbet untuk mencegah air menetes ke dalam kukusan.
Tumis bawang sampai wangi,masukkan daging giling dan kornet. Lalu masukkan bumbu,jangan lupa cicipi sesuaikan dengan selera.

Macaroni yang sudah direbus sampai 3/4 matang (jangan kelamaan supaya tidak lembek),angkat lalu tiriskan. Masukkan Macaroni ke campuran susu dan telur,aduk rata. Lalu masukkan tumisan daging,aduk rata. Masukkan keju,aduk rata. Tuang ke wadah aluminium foil atau wadah apapun yang tahan panas. Masukkan ke dalam kukusan lalu kukus selama 15 menit (perhatikan waktu kukus,wadah yang lebih besar butuh waktu kukus lebih lama supaya matang).
Sementara mengukus,siapkan topping:Lelehkan margarine,masukkan terigu,aduk cepat sampai rata. Tuang susu sedikit demi sedikit sambil diaduk cepat agar tidak menggumpal. Tambahkan garam dan merica.
Keluarkan Macaroni schotel dari kukusan,tuangkan topping lalu taburi keju. Panggang sampai atasnya kecoklatan.
Catatan:
  • Satu resep ini bisa jadi dua loyang ukuran 20 cm atau sekitar 20-25 cup (tergantung ukuran cupnya)
  • Untuk membuat rasanya semakin gurih,sebagian atau keseluruhan susu bisa diganti dengan fresh cream.
  • Daging giling dan kornet bisa dimodifikasi sesuai selera. Bisa pakai smoked beef,sosis dan lain-lain. Kalo buatku,malah aku tambahin irisan wortel,brokoli dan jamur,hehehe.
  • Untuk topping,aku suka pakai mozarella,jadi pas hangat-hangat masih melted gituw …hmm yummy! Silakan dimodifikasi sesuai selera yaa …Bagi yang suka keju bisa diganti dengan gouda atau parmesan. Kalau aku pakai Keju Craft yang Quick Melt atau mozarella aja udah mantap!
  • Setelah dikukus dan dipanggang,macaroni schotel ini tahan seminggu di dalam kulkas. Itu yang sudah pernah aku coba ya.. ndak tau kalau ternyata bisa lebih lama lagi masa simpannya.

Jumat, 18 November 2011

Di Balik Sebuah Nama

Assalamu'alaikum..


Ini postingan ke dua saya di blogger. Dengan postingan pertama, jaraknya kok lama? Yaaa.. harap di maklumi, lah ya.. Saya kan masih pendatang baru, hehehe *ngelles


Heemm..
Postingan kali ini saya mo kenalin diri aja, ah. Biar situ sayang ma saya. Kan tak kenal maka tak sayang... 


Sebenarnya ada sejarah di nama saya yang bernama lengkap Nurul Hasanah kemudian bisa jadi Anna Abidin.

Laahhh?? Kok Issoo'?

Nurul Hasanah, itu nama yang tercantum di akte lahir, ktp, dan ID card2 lainnya. Semenjak di bangku kuliah, nama ini jadi kurang famous. Karena saya lebih sering memperkenalkan diri dengan nama ANA. Eits, tapi itu nama saya juga kok. Bukan nama tetangga, nama sodara, apalagi nama ibu warung di pojokan rumah. Buukaaannn... Itu nama panggilan saya sedari kecil. Dalam keluarga kami, untuk panggilan anak2 nya, biasa di ambil dari nama terakhir. Seperti nama saya, hasanah. Diambil belakangnya aja tuh, jadinya ana (tanpa h, ya..). 


Terus, terus.. kok ada abidinnya? itu siapa? suami kamu ya?
Blah. Boro2 suami, nikah aja saya belom *Ya Allah.. ridhoi saya nikah tahun 2012. Ya Allah... * Bantu aminin, ya.. :)


Kata abidin ituuu, saya ambil dari nama belakang Bapak. Yang mana nama lengkapnya, Bapak H. Zainal Abidin. Setelah di lihat2, kok Anna Abidin namanya kerren juga, ya.. Akhirnya saya memutuskan untuk menggunakan nama ini sebagai nama untuk semua user account saya di dunia maya. Termasuk untuk blog ini. Yaaa.. Kalo untuk penulis, semacam nama pena gitchu ;)

Okay... sekian dulu sesi perkenalannya..
Akan di lanjutkan dengan postingan2 lain yang berisi sharing, info, ato mungkin saja berisi curhatan gak jelas :p



Wassalamu'alaikum...



Kamis, 27 Oktober 2011

Selamat Hari Blogger Nasional..


Assalamualaikum...

Ini postingan pertama loh, semenjak dibikinnya blog ini beberapa bulan yg lalu. Masih banyak yang harus dipelajari, jadi mohon dimaklumi kalau masih belepotan di sana sini.


Hari ini tanggal 27 oktober, katanya sih di peringati sebagai hari blogger nasional. Saya jd keinget pernah bikin 2 blog yg belum pernah di isi sama sekali. Satu lagi bikinnya via tumblr. Sebagai newbie saya kadang bingung, apa yg mau di posting yaaa? semacam ga ada ide. Kalaupun ada, kadang suka ga pede klo harus di baca orang banyak (padahal belum tentu ada yang baca :p ). 


Menurut Pak @jamilazzaini kalau mau nulis, ya nulis aja, nanti ide akan mengalir dengan sendirinya. Saya sungguh salut dengan beliau yang konsisten menulis satu postingan setiap hari. Saking sukanya, semacam jadi rutinitas tiap pagi untuk berkunjung ke webnya pak jamil :)


Selama ini saya menikmati aktivitas sebagai blogwalking daripada blogwriting. Tapiiii... berkenaan dengan sindiran salah satu teman di twitter, "hari gene belom punya blog", akhirnya saya memutuskan untuk menseriuskeun aktivitas dalam dunia per-ngeblog-an. Memulai itu memang susah tapi, kalau sudah terbiasa pasti akan susah dihentikan (memotivasi diri sendiri). Semoga dengan ini saya akan kecanduan ngeblog, seperti layaknya kecanduan ngetweet :)
Anda akan mengenal dunia begitu anda membaca buku... Anda akan DIKENAL dunia begitu anda menulis buku

Walaupun belom bikin buku, semoga saya juga akan dikenal dunia melalui ngeblog. amin.